Yerusalem

Al- Aqsho

SHOLAT JUMAT DAN IEDUL ADHA DI MASJIDIL AQSHO

Anda ingin menikmati sholat jumat dan eidul adha di masjid aqsho jerusalem .......? Dapatkan pengalaman menarik yang tidak akan pernah anda bisa lupakan!!!

Program 08 hari.
Berangkat 07 - 14 September 2016

Day 1 ; Jakarta - Amman
Day 2 ; Amman - Tel Aviv
Day 3 : Jerusalem (Sholat jumat di aqsa)
Day 4 : Jerusalem - Hebron
Day 5 : Jerusalem (Sholat eidul adha di aqsa) - Amman
Day 6 ; Amman Fullday Tour
Day 7 : Amman - Petra - Amman
Day 8 ; Amman - Jakarta

Harga ;
3* ; USD 2.150.- (Capitol & Larsa)
4* ; USD 2.250 (National & Jerusalem inter)

Plus perlengkapan dan airport tax ; Rp. 750.000.-


Penutupan Pendaftaran; Tanggal 20 Juli 2016 atau manakala quota sudah terpenuhi.



KOTA TERTUA DIDUNIA, SEBAGAI KOTA SUCI BAGI AGAMA YAHUDI, KRISTEN DAN ISLAM

Jerrusalem, merupakan salah satu kota tertua di dunia, terletak di sebuah dataran tinggi di Pegunungan Yudea antara Laut Tengah dan Laut Mati. Kota ini dianggap suci dalam tiga agama Abrahamik utama—Yudaisme, Kekristenan, dan Islam. Baik orang Israel maupun Palestina mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota mereka, sebab Israel mempertahankan lembaga-lembaga pemerintahan utamanya di sana dan Negara Palestina pada dasarnya memandang kota ini sebagai pusat kekuasaannya; bagaimanapun kedua klaim tersebut tidak ada satupun yang mendapat pengakuan luas secara internasional.

 

MASJID "TERJAUH"

Nama Masjid al-Aqsa bila diterjemahkan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia, maka ia berarti "masjid terjauh". Nama ini berasal dari keterangan dalam Al-Qur'an pada Surah Al-Isra' ayat 1 mengenai Isra Mi'raj. Isra Mi'raj adalah perjalanan yang dilakukan Muhammad dari Masjid Al-Haram menuju Masjid Al-Aqsa, dan kemudian naik ke surga. Dalam kitab Shahih Bukhari dijelaskan bahwa Muhammad dalam perjalanan tersebut mengendarai Al-Buraq. Istilah "terjauh" dalam hal ini digunakan dalam konteks yang berarti "terjauh dari Mekkah".

Maimunah binti Sa’ad dalam hadits tentang berziarah ke Masjid Al-Aqsa menyebutkan: "Ya Nabi Allah, berikan fatwa kepadaku tentang Baitul Maqdis". Nabi berkata, "Tempat dikumpulkannya dan disebarkannya (manusia). Maka datangilah ia dan salat di dalamnya. Karena salat di dalamnya seperti salat 1.000 rakaat di selainnya". Maimunah berkata lagi: "Bagaimana jika aku tidak bisa". "Maka berikanlah minyak untuk penerangannya. Barang siapa yang memberikannya maka seolah ia telah mendatanginya

 

KIBLAT PERTAMA

Sejarah penting Masjid Al-Aqsa dalam Islam juga mendapatkan penekanan lebih lanjut, karena umat Islam ketika salat pernah berkiblat ke arah Al-Aqsa selama empat belas atau tujuh belas bulan, setelah peristiwa hijrah mereka ke Madinah tahun 624. Menurut Allamah Thabathaba'i, Allah menyiapkan umat Islam untuk perpindahan kiblat tersebut, pertama-tama dengan mengungkapkan kisah tentang Ibrahim dan anaknya Ismail, doa-doa mereka untuk Ka'bah dan Mekkah, upaya mereka membangun Baitullah (Ka'bah), serta perintah membersihkannya untuk digunakan sebagai tempat beribadah kepada Allah. Kemudian diturunkanlah ayat-ayat Al-Qur'an yang memerintahkan umat Islam untuk menghadap ke arah Masjid Al-Haram dalam salat mereka.

Perubahan arah kiblat adalah alasan mengapa Umar bin Khattab, salah seorang Khulafaur Rasyidin, tidak salat menghadap batu Ash-Shakhrah di Bukit Bait Suci ataupun membangun bangunan di sekitarnya; meskipun ketika Umar tiba di sana pada tahun 638, ia mengenali batu tersebut yang diyakini sebagai tempat Muhammad memulai perjalanannya naik ke surga. Hal ini karena berdasarkan yurisprudensi Islam, setelah arah kiblat berpindah, maka Kab'ah di Mekkah telah menjadi lebih penting daripada tempat batu Ash-Shakhrah di Bukit Bait Suci tersebut

Baitullah artinya Rumah Tuhan dalam Islam adalah sebutan untuk Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, sedangkan masjid yang jauh/Masjid Al-Aqsa adalah sebutan untuk seluruh kawasan pekarangan kompleks situs suci Al-Haram asy-Syarif pada periode awal muslim di Yerusalem (bukan hanya bangunan fisik masjid yang dibangun belakangan oleh Khalifah Abdul Malik bin Marwan)

Gambar : Haram asy-Syarif dimana di dalamnya berdiri sebuah masjid (kubah perak kebiruan) yang kini bernama masjidil Aqsa dan Kubah Shakhrah (kubah emas)
                  atau Dome of Rock dimana terletak batu yang dulunya adalah puncak gunung Moria

 

 

Related items

Alasan Memilih Kami?

Amanah Kami berkomitmen kuat untuk menjaga amanah yang telah diberikan oleh jamaah.
Syariah Kami menjaga seluruh transaksi yang dilakukan menggunakan prinsip syariah.
Terpercaya Fasilitas dan kepastian keberangkatan menjadi prioritas kami