Cara umroh ala backpacker

Kategori: Umroh & Haji Ditulis oleh Putra Aditya

Umroh adalah salah satu ibadah yang makin digemari. Umroh mengharuskan seseorang mengunjungi tanah Makkah dan Madinah sehingga ibadah ini bisa dilakukan dengan menggunakan bantuan biro perjalanan untuk mengurus masalah hotel, makan dan juga tiket keberangkatan.

Namun, sebenarnya umroh juga bisa dilakukan tanpa bantuan biro perjalanan umroh. Penasaran bagaimana caranya? Jawabannya adalah dengan melakukan umroh ala backpacker sebagai berikut.

 

Umroh ala backpacker

umroh ala backpacker hampir sama dengan liburan ala backpacker, hanya saja tujuan dan niatnya yang berbeda. Umroh ala backpacker memungkinkan kita  melakukan umroh dengan biaya yang diminimalisir. Jadi, segala kebutuhan yang bersangkutan seperti tempat menginap, catering dan biaya perjalanan harus diperhitungkan dengan matang.

Berbeda dengan umroh yang menggunakan jasa biro perjalanan, umroh ala backpacker membutuhkan stamina yang lebih prima serta pengetahuan tentang rute yang akan dituju.

Kelebihan dari umroh backpacker adalah jamaah umroh bisa mengatur sendiri jadwal serta biaya yang dikeluaran. Soal makanpun, jamaah bisa bebas memilih menu yang diinginkan. Dengan kata lain, umroh ala backpacker lebih fleksible dan lebih cocok bagi anda yang memiliki jiwa petualangan dan hobi traveler.

 

Cara umroh ala backpacker

Setelah tahu arti, kekurangan serta kelebihan umroh ala backpacker apakah anda tertarik menjajal umroh metode ini? Jika iya, simak hal-hal yang harus anda lakukan sebelum ber-backpaker.

  1. Visa umroh

Sama seperti halnya umroh dengan menggunakan biro perjalanan, umroh ala backpacker juga membutuhkan visa. Visa dapat diurus melalui provider atau menggunakan jasa pembuat visa. Besaran bisaya yang harus anda bayarkan sangat variatif. Biasanya, semakin mendekati bulan Ramadhan harga pembuatan visa akan semakin mahal.

  1. Tiket airlines

Meki menjalani ibadah ummroh ala backpacker, bukan berarti anda harus menempuh perjalanan darat dan laut demi menghemat biaya karena dinilali tidak efisien dari segi tenaga dan waktu. Perjalanan akan lebih efisien jika dilakukan melalui jalur udara.

Untuk lebih menghemat biaya, anda bisa mendapatkan tiket airlines langsung dari agen penerbangan atau membelinya secara online. Cara ini relative lebih aman untuk menghindari maraknya tiket palsu.

  1. Mahram

Makkah dan Madina terkenal dengan aturan yang mengharuskan seorang muslim keluar harus ditemani dengan mahramnya. Untuk itu, perhatikan dengan benar anda pergi ibadah umroh dengan siapa saja. Jangan sampai berangkat umroh sendirian atau ditemani orang yang bukan mahram dengan anda.

  1. Hotel

Kebutuhan hotel sebenarnya adalah faktor utama yang membuat biaya umroh menggunakan travel membludak. Untuk mengatasi hal ini, anda bisa memilih menginap di hotel bintang 3 ke bawah atau memilih menyewa apartemen sebagai alternative.

  1. Catering

Urusan perut tak boleh anda lewatkan. Untuk menghemat biaya, anda bisa menggunakan jasa catering. Memang, anda tak bisa bebas memilih menu layaknya restaurant, akan tetapi setidaknya makan akan lebih teratur dan hemat dengan jasa antar makanan.

  1. Muthawif

Muthawif adalah pemandu yang mungkin saja akan anda butuhkan nantinya. Penggunaan muthawif memang tak wajib akan tetapi sangat dianjurkan terutama bagi anda yang tak mengerti bahasa arab.

  1. Transportasi

Saat melakukan ibadah umrah, transportasi pasti dibutuhkan untuk menuju Makkah dari bandara, menuju Madinah atau tempat menarik lainnya. Untuk mendapatkan transportasi murah, anda biasanya diharuskan melalui proses tawar-menawar. Hal ini tentu sulit dilakukan jika tak mengerti bahasa Arab. Nah, disinilah peran muthawif sangat diperlukan.

Itulah cara umroh ala backpacker. Sedikit ribet memang karena anda harus mengurus hotel, catering dan airlines seorang diri. Tetapi setidaknya  cara ini akan menghemat budget dan membuat perjalanan lebih menantang. Jadi, mana yang akan Anda pilih? Sesuaikan dengan minat dan budgetnya!