Panduan Melakukan Ibadah Umroh

Umroh hukumnya wajib bagi umat Isam yang mampu, berakal dan sudah baligh. Selain itu, kegiatan ini juga akan lebih mendekatkan diri anda dengan Allah SWT. Tidak ada salahnya sebagai insan yang beriman kita menjalankan ibadah yang terdiri dari berniat ihram, tawaf, serta sa’i ini. umroh merupakan salah satu obat ampuh untuk menangkan hati yang gundah.

                Ketika menghadapi suatu masalah, tentunya tiap manusia beriman memerlukan lingkungan yang kondusif agar dapat berfikir dengan tenang dan rileks. Maka untuk itu, umroh ialah alternatif cara yang terbilang ampuh. Bagi anda yang belum pernah melakukan ibadah berikut ini tentu memerluknan sebuah panduan agar dapat dengan sempurna ketika menjalani serangkaian ibadah umroh tersebut. Maka simak ulasan di bawah ini.

 

Runtutan kegiatan umroh

                Dalam melakukan umroh, anda harus menjalani beberapa aktivitasnya. Aktivitas-aktivitas tersebut merupakan bagian dari umroh yang tidak dapat anda lewatkan karena telah menjadi rukun dari umroh. Di antaranya:

  1. Niat

Apabila hal ini anda lewatkan maka umroh yang anda lakukan tidak sah. Dari Saydina Umar bin Khattab, beliau berkata: Saya dengar Rasulullah SAW berkata: bahwasanya seluruh perbuatan dengan niat, dan yang didapatkan manusia ialah apa yang diniatkannya”. (HR. Bukhari, Shahih Bukhari Juz 1 hal. 6).
Niatnya dapat berupa Labbaik Umrotan (Ku sambut panggilan-Mu untuk melakukan umroh) atau dengan mengucapkan Allahumma Labbaik Umrotan (Ya Allah, ku sambut panggilan-Mu untuk melakukan Umroh).
Niat diambil sewaktu berada di Birr Ali yaitu suatu wilayah yang letaknya ada di antara Mekkah dan Madina, tepatnya di jalan raya Mekkah-Madinah pada area Dzulhulaifah yang berjarak 9 km dari Masjib Nabawi. Seusai diniatkan ihram maka larangan-larangan umroh mulai berlaku.

  1. Thawaf Ka’bah

Ini merupakan bagian dari kegiatan umroh yang mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali, yang mana 3 putaran pertama dengana berlari-lari kecil jika memungkinkan dan selanjutkan berjalan seperti biasa.
Kegiatan ini dimulai dan berakhir di Hajar Aswad dengan Baitullah dijadikan disisi kiri. Tata cara melakukannya ialah dengan berjalan di dekat Hajar Aswad sembari mencium, menyapu maupun memberikan isyarat sedapatnya.
Hajar Aswad sendiri merupakan batuan yang berasal dari surga dan tak ada lagi batuan dari surga lainnya.

  1. Sa’i

Kegiatan ini dilakukan dengan cara berjalan atau berlari-lari kecil sebanyak 7 kali bolak-balik di antara bukit Shafa dan Marwah yang memiliki jarak 405 meter. Ibadah yang satu ini dapat dilakukan meskipun dalan kondisi tidak berwudhu, haid atau nifas.

  1. Tahallul

Secara harfiah tahalluh diartikan sebagai dihalalkan. Yaitu dihalalkan bagi para peserta umroh untuk menjalani hal-hal yang sebelumnya telah dilarang ketika sudah memulai ihram. Tahallul ini ditandai dengan mencukur rambut minimal 3 helai.

  1. Tertib

Tertib memiliki pengertian secara urut dan runtut dalam menjalani rukun umroh di atas.

 

Acara pasca umroh

                Setelah runtutan ibadah umroh selesai, biasanya acara selanjutnya ialah Tausiah Mekkah, City Tour dan Ziarah Kota Mekkah, Islah dan City Tour Jeddah, serta anda akan diajak berburu pengalaman-pengalaman mengesankan oleh agen travel yang anda tunjung sebagai biro perjalanan umroh yang anda lakukan.

                Sesuatu yang diawali dengan suatu niat yang baik pasti akan dicatat sebagai amalan baik pula. Maka dari itu silakan melakukan ibadah umroh demi mendapatkan pengalaman spiritual yang berbeda daripada biasanya. Lakukanlah dengan perasaan ikhlas.

Alasan Memilih Kami?

Amanah Kami berkomitmen kuat untuk menjaga amanah yang telah diberikan oleh jamaah.
Syariah Kami menjaga seluruh transaksi yang dilakukan menggunakan prinsip syariah.
Terpercaya Fasilitas dan kepastian keberangkatan menjadi prioritas kami